Pusat Penjelasan KHGT dan Panduan API
Halaman ini menjadi pusat utama penjelasan KHGT Muhammadiyah sekaligus panduan integrasi teknis untuk pengembang yang memakai sistem ini sebagai API resmi.
KHGT Muhammadiyah bukan sekadar angka 5 derajat dan 8 derajat.
KHGT Muhammadiyah dihisab untuk mewujudkan prinsip satu hari satu tanggal bagi umat Islam di seluruh dunia.
Karena itu, pembahasan KHGT tidak cukup berhenti pada visibilitas hilal. Ia juga menyangkut landasan fikih, kesatuan matlak, penggunaan hisab, batas hari universal, dan aturan transisi ketika parameter baru terpenuhi setelah 24:00 UT.
Halaman ini menjadi pintu utama untuk memahami konsep, parameter, audit D0 dan D1, serta alasan perbedaan hasil dengan metodologi lain.
Dengan begitu, pengguna dan pengembang tidak perlu keluar dari sistem ini untuk memperoleh gambaran metodologis dan teknis yang menyatu.
Satu matlak global
Seluruh bumi dianggap sebagai satu kesatuan matlak agar kalender benar-benar unifikatif.
Hisab hakiki kontemporer
Perhitungan dipakai untuk kepastian, prediksi jangka panjang, dan integrasi kalender global.
Parameter geosentris
Ketinggian hilal minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat dipakai dalam format geosentris.
Hari universal
Batas global kalender diletakkan pada 00:00 UT agar pergantian bulan konsisten lintas zona waktu.
Penjelasan yang lebih tepat: Muhammadiyah memakai dasar kriteria Turki 2016, tetapi pedomannya lebih luas dari itu.
Kriteria imkanur rukyat yang dipakai merujuk pada kriteria Turki 2016: elongasi 8 derajat atau lebih dan tinggi hilal geosentris 5 derajat atau lebih.
Namun KHGT Muhammadiyah tidak berhenti pada pengambilan dua parameter ini. Ia disusun di atas satu matlak global, prinsip hisab sebagai basis kalender, syarat tidak boleh masuk bulan sebelum ijtimak, dan penyelarasan PKG2 setelah 24:00 UT.
Jadi, jika orang menyebut "KHGT Muhammadiyah itu Turki", kalimat itu terlalu pendek. Yang lebih adil adalah: Muhammadiyah memakai parameter visibilitas yang merujuk pada Turki 2016, lalu menatanya ke dalam pedoman KHGT Muhammadiyah yang lengkap secara fikih dan astronomi.
Perbedaan tanggal sering lahir dari perbedaan metodologi, bukan semata dari kesalahan hitung.
Pendekatan global ini berbeda dari model lokal atau regional yang tetap menerima perbedaan mathla' antarkawasan. Di situlah hasil tanggal bisa berpisah.
Dengan kata lain, dua lembaga bisa sama-sama menghitung secara serius, tetapi tetap berbeda hasil karena asumsi kalender yang dipakai sejak awal berbeda: apakah global, zonal, atau lokal.
Karena itu, narasi edukatif yang sehat bukan "siapa salah", melainkan "metode apa yang sedang dipakai, dan konsekuensinya terhadap tanggal awal bulan".
Urutan belajar yang kami sarankan
Mulai dari halaman metodologi di portal KHGT dan panduan HisabMu agar istilah dasarnya tidak tertukar.
Gunakan peta dan tabel untuk memahami kapan suatu bulan masuk lewat PKG1, PKG2, atau istikmal.
Setelah itu, bandingkan secara adil dengan Turki, MABIMS, atau model lokal berdasarkan asumsi kalendernya.
Bagian ini adalah dokumentasi utama untuk integrasi API pada sistem KHGT Muhammadiyah.
Seluruh endpoint di bawah disajikan sebagai panduan resmi integrasi teknis. Fokusnya adalah memberi contoh panggilan, struktur respons, dan cara menghubungkan audit KHGT, kalender, serta jadwal sholat dalam satu alur kerja yang utuh.
Gunakan endpoint sesuai kebutuhan: scan untuk audit awal bulan, kalender untuk data tahunan, dan sholat untuk layanan berbasis lokasi.
Gunakan endpoint kalender untuk kebutuhan penanggalan, endpoint scan untuk audit awal bulan, dan endpoint sholat untuk layanan harian berbasis lokasi.
Simpan mode kalender, metadata audit, dan alasan D0 atau D1 agar hasil yang tampil ke pengguna tetap mudah ditelusuri.
Panduan integrasi teknis yang bisa langsung diuji
/api
Fungsi
Mendapatkan format kalender hari ini (atau tanggal spesifik) dalam Masehi dan Hijriah, sangat cocok untuk widget jam atau tanggal web.
GET /api/calendar/today
GET /api/calendar/today?date=2026-08-23
Keluaran ringkas
{
"success": true,
"data": {
"hijri_formatted": "9 Rabiul Awal 1448 H KHGT",
"masehi_formatted": "MIN, 23 AGU 2026",
"hijri_date": { "day": 9, "month": 3, "year": 1448 }
}
}
Fungsi
Mengembalikan kalender KHGT tahunan atau multi tahun. Query pentingnya adalah
type, end_year, dan mode.
GET /api/calendar/2026
GET /api/calendar/1447?type=hijriah&end_year=1448
Keluaran ringkas
{
"success": true,
"meta": {
"year_type": "masehi",
"total_months": 12
},
"data": [...]
}
Fungsi
Mencari lokasi dari kata kunci agar bisa dipakai untuk perhitungan sholat berbasis koordinat.
{
"q": "Yogyakarta"
}
Keluaran ringkas
{
"status": true,
"data": [
{ "lat": "...", "lng": "...", "display_name": "..." }
]
}
Fungsi
Menghitung jadwal sholat harian atau bulanan. Parameter minimalnya adalah
lat, lng, dan date.
{
"lat": -7.8014,
"lng": 110.3647,
"date": "2026-02-18",
"mode": "daily"
}
Keluaran ringkas
{
"status": true,
"meta": {
"tz": 7
},
"data": [...]
}
Untuk metodologi, rujuk HisabMu dan KHGT Muhammadiyah. Untuk integrasi aplikasi, gunakan endpoint proyek ini.
Komputasi KHGT global sangat intensif. Simpan respons JSON di sistem Anda agar tidak memberatkan server saat pengguna meminta tahun yang sama.
Pengguna akhir perlu melihat D0, D1, PKG1, dan PKG2 dengan bahasa resmi, sementara engineer perlu data JSON mentahnya.